0271 664178     fk@fk.uns.ac.id

Fakultas Kedokteran

Universitas Sebelas Maret

Pengaruh Pemberian Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum Linn.) Terhadap Penurunan Rasio antara Kolesterol Total dengan Kolesterol HDL pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Hiperkolesterolemik

No.

Nama (Team)

N I M

Program Studi

1.

2.

3.

Maria Priskila

Trimanto Wibowo

Clara Maria M.A. Hapsari

G 0004 148

G 0004 199

G 0005 005

Pendidikan Dokter

Pendidikan Dokter

Pendidikan Dokter


Abstrak

Bawang putih telah banyak dikenal sebagai bahan untuk mencegah dan mengobati penyakit kardiovaskuler, atherosclerosis dan hiperlipidemia. Kandungan aktifnya, allisin, dapat mempengaruhi metabolisme kolesterol, yaitu penurunan kolesterol total dan peningkatan kolesterol HDL. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bawang putih terhadap rasio antara kolesterol total dengan kolesterol HDL pada tikus putih yang hiperkolesterolemik.

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksperimen dengan rancangan pre and post test controlled group design. Hewan percobaan yang digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan strain Wistar berumur ± 3 bulan dan berat badan ± 200 gram, sebanyak 30 ekor. Tikus putih tersebut dibagi menjadi 2 kelompok. Sebelum perlakuan, semua tikus putih (kelompok I dan II) diinduksi pakan hiperkolesterolemik selama 2 minggu, untuk mendapatkan keadaan hiperkolesterolemik. Kelompok I, kelompok kontrol sebanyak 15 ekor tikus putih diberi pakan hiperkolesterolemik dan kelompok II, kelompok perlakuan, sebanyak 15 ekor tikus putih diberi pakan hiperkolesterlomik serta ekstrak bawang putih sebanyak 0,432 gram/200 gram BB/hari secara oral. Perlakuan dilaksanakan selama 25 hari. Pengambilan data dilakukan sebelum dan setelah perlakuan yang terakhir dengan mengambil darah tikus putih melalui sinus orbitalis, yang sebelumnya dilakukan puasa selama 12 jam, dan diperiksa kadar kolesterol total dan kadar kolesterol HDL darah dari kedua kelompok, kemudian hasilnya dianalisa dengan uji-t.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak bawang putih (Allium sativum) sebanyak 0,432 gram/200 gram BB/hari secara oral selama 25 hari, tidak menurunkan rasio antara kolesterol total dengan kolesterol HDL darah tikus putih (Rattus norvegicus), melainkan peningkatan rasio antara kolesterol total dengan kolesterol HDL walaupun tidak bermakna (p>0,05). Namun terdapat penurunan kadar kolesterol total pada kelompok perlakuan, dan kadar kolesterol HDL pada kedua kelompok secara bermakna (p<0,05).




Kontak Kami

JL Ir Sutami 36A
Surakarta , Jawa Tengah 57126

 0271 664178     fk@fk.uns.ac.id
© Hak Cipta 2010-2020 Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta