fk@fk.uns.ac.id +62 271 664178

CIMSA FK UNS Sukses Menyelenggarakan National Peer Education Workshop 2023


 

Center for Indonesian Medical Students' Activities (CIMSA) merupakan organisasi mahasiswa kedokteran Indonesia yang bersifat independen, nasionalis, inklusif, non-politik, non-partisan, dan berbasis aktivitas. Anggota dari CIMSA terdiri dari mahasiswa kedokteran yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS). CIMSA FK UNS pada Jumat (31/03/2023) hingga Minggu (02/04/2023) menjadi tuan rumah penyelenggaraan National Peer Education Workshop (NPEW 2023) yang pesertanya merupakan anggota CIMSA dari berbagai daerah di Indonesia.

NPEW 2023 ini mengambil tema “Enhancing PETRA’s Roles in Line with SCORA CIMSA’s Movement”, PETRA merupakan Peer Educator Trainer sedangkan SCORA merupakan Standing Committee on Sexual & Reproductive Health and Rights Including HIV & AIDS. Tujuan dari workshop CIMSA kali ini adalah untuk mencetak generasi PETRA yang baru dan tetap sejalan dengan esensi dari SCORA CIMSA.

Acara NPEW ini berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan drg. Kartini Rustandi, M.Kes sebagai pemateri utama. drg. Kartini merupakan Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan Perencanaan, Kerjasama Bisnis, dan Informasi FK UNS, Dr. Selfi Handayani, dr., M.Kes dan diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Nantinya 70 peserta ini akan menjadi Peer Educator Trainers baru.

Dalam sambutannya, dr. Selfi sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini, yang merupakan pertemuan luring pertama anggota CIMSA dari seluruh Indonesia setelah pandemi Covid-19.

“Acara ini sempat vakum selama 2 tahun dikarenakan pandemi, jadi ini adalah pertama setelah pandemi. Maka dari itu adek-adek, selamat menikmati dan mari kita manfaatkan acara pada hari ini, satu untuk bersilaturahim, kalian semua saling berkenalan, berinteraksi dengan sesama mahasiswa fakultas kedokteran,” ucap dr.Selfi.

dr. Selfi juga berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan acara ini sebaik-baiknya karena ada banyak ilmu dan manfaat yang bisa didapatkan. Beliau juga berharap bahwa melalui kegiatan CIMSA ini akan terbentuk generasi muda bangsa Indonesia yang intellect, cerdas, serta dapat membawa dampak baik bagi Indonesia dan dunia.

“Mari kita manfaatkan selain jejaring untuk berteman kemudian juga belajar. Apalagi besok kalian ada materi yang akan disampaikan dari Kemenkes, dokter Kartini dari Kemenkes, luar biasa besok kalian akan mendapat materi yang sangat menarik dan fresh, yang bisa dipakai kalian untuk bahan belajar dan juga sebagai trainer. Karena sesungguhnya acara ini juga digelar untuk ajang menjadi trainer education, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ini salah satu materi untuk mempersiapkan kalian semua sebagai generasi muda bangsa Indonesia yang intellect, yang cerdas, yang nanti mampu merubah Indonesia merubah dunia,” jelas dr. Selfi.

Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, drg. Kartini Rustandi, M.Kes, yang menjadi pemateri utama pada kegiatan workshop, juga sangat mengapresiasi rangkaian kegiatan yang diselenggaran oleh CIMSA ini.

“Pada kesempatan ini saya ingin memberikan apresiasi dulu kepada CIMSA. Apa yang saya apresiasi, yang pertama-tama CIMSA yang tadi sudah disampaikan bahwa sudah berusia lebih dari 22 tahun. Demikian juga dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh CIMSA, kali ini saya pribadi diundang untuk menghadiri kegiatan nasional Pear Education Workshop. Satu hal yang menarik menurut saya, apalagi yang dibahas adalah Kesehatan reproduksi,” ungkap drg. Kartini pada sambutannya.

Selain itu, drg. Kartini juga mengapresiasi tema yang diambil dalam workshop yang diselenggarakan CIMSA FK UNS ini. Menurutnya counsellor terkait dengan masalah kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS merupakan satu hal yang menarik.

“Pear education ini menjadi penting. Kenapa? Karena lebih banyak lagi orang akan tahu dan akan sangat terbantu ketika mereka diberikan informasi oleh sesamanya. Saya sangat berbangga dengan 70 delegasi dari Sabang sampai Merauke karena kalianlah adek-adek yang akan menggantikan para senior ini. Untuk itu kesempatan untuk mendapatkan pelatihan, kesempatan untuk berdiskusi, tadi sudah disampaikan oleh dr.Selfi, suatu saat akan bertemu lagi,” tutur drg. Kartini.

Setelah pembukaan di hari pertama, acara dilanjutkan dengan training, kuliah pakar, presentasi lomba poster pada hari kedua. Lalu pada hari ketiga, peserta diajak untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang sudah di dapat di sesi hari kedua untuk berkontribusi turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat serta memberikan pemeriksaan tensi dan GCU gratis di daerah RW.02 Ngoresan, Jebres, Surakarta.

 

Reporter: Muh. Abu Dawud
Editor: Wartini