FK UNS Lantik 112 Mahasiswa Baru Pendidikan Dokter Spesialis dan Sub Spesialis Periode II 2024/2025
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar pelantikan 112 mahasiswa baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Program Pendidikan Dokter Sub Spesialis (PPDSS) periode II tahun akademik 2024/2025. Pelantikan mahasiswa baru ini digelar di Auditorium FK UNS pada Senin (10/3/2025). Mahasiswa baru ini merupakan hasil dari serangkaian proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS yang sudah dimulai sejak November 2024 lalu.
Acara pelantikan mahasiswa baru PPDS dan PPDSS ini dihadiri oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si.; Wakil Rektor Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si.; Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K); para Wakil Dekan di FK UNS; Kepala Kantor SPMB UNS, Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D.; Direktur Direktorat Akademik UNS, Dr.Agr. Ir. Sigit Prastowo, S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng serta para Kepala Program Studi (Kaprodi) PPDS di FK UNS.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Prof. Fitria dalam laporannya menyampaikan bahwa mahasiswa baru yang dilantik hari ini adalah mahasiswa yang sudah lulus mengikuti dua tahapan seleksi. Sebanyak 378 mahasiswa mendaftar melaksanakan tahapan seleksi yang dilakukan secara online dan offline. Sejumlah 94,71% dari total pendaftar lulus dan berhak mengikuti ujian offline tahap dua.
“Seleksi tahap satu dilakukan secara online dengan materi TPA (Tes Potensi Akademik) dan Kemampuan Bahasa Inggris. Mahasiswa mengunggah sertifikat TPA BAPPENAS dan sertifikat TOEFL ITP/IELTS melalui aplikasi SPMB UNS. Sebanyak 358 Mahasiswa lulus pada tahap satu dan melanjutkan seleksi tahap dua secara offline. Ujian seleksi tahap dua terdapat beberapa tes seperti tes kesehatan fisik (MCU), Psikotes, tes wawancara Prodi, tes bidang keilmuan, portofolio, tes wawancara oleh pimpinan universitas, dan tes wawancara oleh direksi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi,” terang Prof. Fitria.
Prof. Fitria melaporkan bahwa berdasarkan hasil ujian yang dilaksanakan sejak 4 Januari 2025 lalu, terdapat 112 calon mahasiswa yang lulus dan menjadi mahasiswa baru PPDS dan PPDSS. Sebanyak 112 calon mahasiswa tersebut terdiri dari 15 Prodi dengan rincian 10 mahasiswa Prodi Obstetri dan Ginekologi, 10 mahasiswa Prodi Ilmu Bedah, 6 mahasiswa Prodi Psikiatri, 9 mahasiswa Prodi Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi. Kemudian 6 mahasiswa Prodi Orthopaedi dan Traumatologi, 6 mahasiswa Prodi Telinga Hidung Tenggorok-Kepala Leher, 10 mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan Anak, 11 mahasiswa Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif. Lalu 11 mahasiswa Penyakit Dalam, 6 mahasiswa Prodi Dermatologi dan Venereologi, 6 mahasiswa Prodi Neurologi, 6 mahasiswa Prodi Patologi Klinik, 6 mahasiswa Prodi Jantung dan Pembuluh Darah, 6 mahasiswa Prodi Radiologi, dan 3 mahasiswa Subspesialis Penyakit Dalam.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Prof. Hartono pada kesempatan ini menyampaikan mengenai meningkatnya peminat PPDS dan PPDSS di FK UNS. Peminat pendaftar PPDS dan PPDSS di FK UNS ini dari tahun ke tahun meningkat secara signifikan. Pada tahun akademik ini, pada Prodi Psikiatri sendiri jumlah pendaftar mencapai 48 dari 6 kuota yang disediakan. Ini menunjukkan jumlah peminat Prodi Psikiatri ini meningkat dan persaingannya ketat. Hal ini juga disebabkan oleh faktor dimana hampir seluruh Prodi Pendidikan Dokter Spesialis itu terakreditasi unggul. Perankingan menurut Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2025, UNS menduduki peringkat 2 di Indonesia.
“Untuk itulah kalian patut berbangga dengan almamater ini. Karena banyak teman kalian yang juga ingin masuk di PPDS dan PPDSS ini belum bisa diterima seperti kalian semua yang hadir disini. Yang dulu ketika S-1 dan profesi dokter istilahnya ‘semau gue’ terus belajarnya kebut semalam, ketika sudah di PPDS dan PPDSS ini perlu ditingkatkan lebih lagi. Demikian juga kan dituntut integritas, etika, dan profesioanisme itu menjadi perhatian juga,” tutur Prof. Hartono.
Kegiatan ini menempatkan UNS sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) yang mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) keempat yaitu Pendidikan yang Berkualitas, utamanya di dunia kedokteran.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)