Kolegium Gizi Klinik Lakukan Monev Persiapan Pembukaan PPDS Ilmu Gizi Klinik FK UNS

Gizi klinis sangatlah penting dalam manajemen berbagai kondisi kesehatan, termasuk diabetes, penyakit jantung, kanker, dan gangguan pencernaan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa lebih dari 2 miliar orang di dunia mengalami kekurangan nutrisi, sementara kelebihan nutrisi juga menjadi masalah serius yang dapat menyebabkan obesitas dan penyakit terkait.
Pengobatan presisi yang mempertimbangkan perbedaan pasien baik gen, kondisi lingkungan dan gaya hidup telah menjadi perhatian global untuk menggantikan metode pengobatan tradisonal yang dipakai saat ini. Dalam hal ini, ilmu yang mempelajari tentang pengaruh zat gizi dalam tubuh manusia sangatlah penting. Terkait hal tersebut, dibutuhkan dokter-dokter gizi klinis yang kompeten dan mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan khususnya permasalahan gizi di Indonesia.
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) terus berkomitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia. Hal ini tercermin dengan pendirian Program Studi Dokter Spesialis Ilmu Gizi Klinik yang merupakan penugasan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui surat nomor 1111/B/DT.03.07/2025 perihal Penugasan Pembukaan Program Studi Dokter Spesialis dan Subspesialis.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Pendirian program studi ini bertujuan untuk menyiapkan dokter spesialis yang berkualitas untuk mendukung misi Asta Cita dan Diktisaintek Berdampak untuk bidang kesehatan serta mendukung implementasi UU Nomor 17/2023 tentang Kesehatan dalam hal peningkatan akses dan kualitas pendidikan tinggi untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan.
Ketua Kolegium Gizi Klinik Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin, Med, Sp.GK, Ph.D dan anggota kolegium dr. Enny Probosari, M.Si.Med., Sp.GK (K) melakukan visitasi ke FK UNS pada 11-13 Desember 2025. Visitasi ini bertujuan untuk melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kesiapan institusi dalam persiapan pembukaan program studi pada aspek kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem pembelajaran, serta dukungan manajemen akademik.
Kegiatan visitasi yang bertempat di Ruang Sidang 3 Gedung Soetjipto FK UNS ini diawali dengan pemaparan profil FK UNS oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FK UNS, Dr. Ratih Dewi Yudhani, dr., M.Sc dilanjutkan dengan presentasi dari Ketua Bagian Ilmu Gizi oleh Amelya Augusthina Ayu Sari, dr., M.Gizi.Sp.G.K. Setelah presentasi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab serta peninjauan langsung sarana prasarana yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi dan Rumah Sakit UNS.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Di akhir paparan presentasinya, dr. Amelya Augusthina Ayusari, MGizi, Sp.GK, selaku Koordinator Pendirian Program Studi Spesialis Gizi Klinik sekaligus Kepala Bagian Gizi FK UNS menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan Pimpinan Universitas Sebelas Maret, Fakultas Kedokteran UNS, Rumah Sakit Dr. Moewardi, Rumah Sakit UNS, Tim taskforce dan seluruh pihak yang telah membantu.
“Visitasi kolegium ini merupakan langkah strategis dalam penguatan penyelenggaraan Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Gizi Klinik yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan pelayanan kesehatan berbasis keilmuan gizi klinik,” imbuh dr. Amelya.
Selanjutnya mereka berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi untuk melihat langsung fasilitas serta sarana yang dimiliki oleh bagian ilmu gizi. Tim asesor diterima oleh Direktur RSUD Dr. Moewardi, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD-KHOM., FINASIM beserta jajaran wakil direktur. Pada kesempatan ini mereka berdiskusi tentang kesiapan rumah sakit untuk menerima peserta didik prodi baru.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Dr. Zulfachmi dalam sambutannya menegaskan jika RSUD Dr. Moewardi sangat siap dengan penambahan prodi PPDS baru.
“Tentunya kami dari RS Dr Moewardi selaku rumah sakit pendidikan utama sangat mendukung dengan rencana pembukaan beberapa program studi PPDS baru ini. Kami sangat berharap dengan banyaknya prodi baru PPDS yang akan dibuka nantinya di FK UNS dapat memberikan kontribusi yang semakin baik pada pelayanan kesehatan yang ada di RS Dr Moewardi,” ucapnya.
Humas FK UNS
english 












