Monitoring Deployment Residen Senior FK UNS ke RSUD Reda Bolo Kabupaten Sumba Barat Daya

Dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap program deployment residen senior Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS). Pada tanggal 16-18 Februari 2026 tim dari FK UNS melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumba Barat Daya tepatnya di RSUD Reda Bolo. Monitoring dan evaluasi dipimpin oleh Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K), FISR bersama dengan Ketua Program Studi PPDS Ilmu Penyakit Dalam, Dr. Dhani Redhono, dr., Sp.P.D. KPTI. FINASM dan ketua KSM Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi, dr Suwardi, Sp.B, Sp.BA (K).
Tujuan dari deployment residen senior ini sendiri adalah pemerataan akses layanan spesialis ke masyarakat terutama ke daerah 3 T yaitu daerah tertinggal, terpencil dan terluar.
Kegiatan monitoring evaluasi ini merupakan implementasi dari perjanjian kerja sama antara FK UNS, RSUD Dr. Moewardi dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dengan nomor perjanjian 1739/ UN 27/06.1/07.0.0/2025 yang ditandatangani pada 24 November 2025. Ruang lingkup perjanjian tersebut meliputi peningkatan pelayanan kesehatan serta untuk pendidikan dan penelitian khususnya program pendidikan dokter spesialis.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Saat ini program studi yang dikirim ke RSUD Reda Bolo adalah program studi Ilmu Bedah, program studi Obstetri dan Ginekologi, program studi Ilmu Penyakit Dalam, program studi Neurologi, program studi Patologi Klinik, dan program studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Direncanakan pada bulan April ini akan menyusul program program studi Anestesi. Program deployment residen senior sudah lama dilaksanakan FK UNS, sebelumnya telah dilaksanakan pengiriman residen senior ke Kabupaten Sambas yaitu Residen Anestesi dan ke Kabupaten Natuna yaitu Residen THT-BKL dan Residen Psikiatri.
Setibanya di Tambolaka, ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya. Tim disambut langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla S.T; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya, drg. Yulianus Kaleka dan Direktur RSUD Reda Bolo, dr. Elfrida Marpaung. Kegiatan monitoring evaluasi ini dilaksanakan 3 hari efektif dengan fokus mengevaluasi pelayanan kesehatan di RSUD Reda Bolo, evaluasi kegiatan akademik, dan melihat kondisi fasilitas akomodasi dari residen senior.
Dari hasil evaluasi tersebut didapatkan pelayanan yang belum optimal dan perlu pembenahan lebih lanjut. Terdapat pula kekurangan sarana dan prasarana termasuk alat diagnostik rontgen yang rusak, alat pemeriksaan laboratorium serta bahan habis pakai yang sering terlambat pengadaan seperti benang operasi, reagen untuk pemeriksaan diagnostik dan sebagainya. Melihat temuan tersebut, perlu pembenahan manajemen pengadaan di RSUD Reda Bolo agar kualitas pelayanannya menjadi lebih baik lagi.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Menurut Prof. Reviono, beberapa hal terkait proses pendidikan masih perlu ditingkatkan lagi agar residen bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dalam program deployment ini.
“Kegiatan ilmiah seperti laporan kasus, laporan jumlah dan variasi pasien, membaca jurnal atau mengupdate informasi tentang tatalaksana yang baru itu sangat penting bagi residen agar residen terbiasa dalam atmosfer akademik yang positif,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan jika proses menyiapkan residen untuk menjadi dokter spesialis yang siap bertugas di berbagai kondisi itu tidaklah mudah.
“Apalagi jika sarana prasarananya terbatas. Jadi memang perlu menjadi pembelajaran bagi para residen senior karena tidak selamanya dokter spesialis akan bekerja pada fasilitas yang sudah lengkap. Residen harus bisa menguasai bagaimana melakukan assessment kepada pasien dengan data klinis yang terbatas,” jelasnya.
Namun demikian, diharapkan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya juga harus segera berbenah karena jika sarana dan prasarananya belum lengkap tentu pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan secara optimal. Hal ini telah didiskusikan dengan Bupati dan Direktur RSUD Reda Bolo serta pejabat terkait untuk segera ditindaklanjuti.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Humas FK UNS
english 












