FK UNS Kembali Luluskan 29 Dokter Spesialis Baru, Siap Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali meluluskan sebanyak 29 dokter spesialis baru dalam prosesi pelepasan yang digelar di Auditorium FK UNS pada Kamis (26/2/2026). Pelepasan ini menjadi momentum penting yang menandai selesainya pendidikan dokter spesialis sekaligus awal pengabdian para lulusan dalam memperkuat layanan kesehatan nasional.
Dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FK UNS, Prof. Dr. Eti Poncorini Pamungkasari, dr., M.Pd., menyampaikan bahwa 29 dokter spesialis tersebut berasal dari berbagai Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Jumlah terbanyak berasal dari PPDS Psikiatri sebanyak 11 lulusan, diikuti PPDS Ilmu Penyakit Dalam sebanyak 8 lulusan, serta PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi sebanyak 6 lulusan. Selain itu, PPDS Obstetri dan Ginekologi meluluskan 2 dokter spesialis, sementara masing-masing 1 lulusan berasal dari PPDS Patologi Klinik dan PPDS Jantung dan Pembuluh Darah. Menurutnya, capaian ini mencerminkan kontribusi nyata FK UNS dalam memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di berbagai bidang layanan kesehatan.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada pelepasan kali ini diraih oleh Olivia Geraldine Roxanne, dr., Sp.P., dengan IPK 3,90, yang berasal dari Program Studi PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Sementara itu, lulusan termuda adalah Hana Indriyah Dewi, dr., Sp.PD., dari Program Studi PPDS Ilmu Penyakit Dalam, dengan usia 29 tahun 11 bulan pada saat kelulusan.
Dekan FK UNS, Prof. Dr. dr. Reviono, Sp.P(K), menegaskan bahwa FK UNS secara konsisten berada di jajaran empat besar FK terbaik di Indonesia bersama FK Universitas Indonesia (UI), FK Universitas Gadjah Mada (UGM), dan FK Universitas Airlangga berdasarkan pemeringkatan internasional yang diakui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Hal ini menjadi bukti komitmen FK UNS dalam menjaga kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang unggul dan kompeten.
Direktur RSUD Dr. Moewardi, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD., turut menyampaikan apresiasi kepada FK UNS atas kontribusinya dalam mencetak dokter spesialis yang profesional, berintegritas, dan berkarakter. Ia menegaskan bahwa kelulusan dokter spesialis bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar dalam melayani masyarakat. Ia juga mengakui bahwa proses pendidikan dokter spesialis merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan dan pengorbanan. dr. Zulfachmi juga menyampaikan komitmen RSUD Dr. Moewardi sebagai rumah sakit pendidikan utama untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan atas keberhasilan meraih gelar dokter spesialis. Ia menekankan bahwa kelulusan ini merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, menjunjung tinggi etika, serta memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan latar belakang pasien. Selain kompetensi medis, para lulusan juga diharapkan memiliki kemampuan nonteknis seperti komunikasi, kepemimpinan, berpikir kritis, dan kemampuan membangun jejaring.
UNS, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dokter spesialis, termasuk dengan membuka 10 program studi baru, di antaranya program subspesialis, sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi dalam pembangunan kesehatan nasional. “Jadilah alumni UNS yang bermoral, berakhlak mulia, jagalah nama baik UNS dengan karya dan prestasi kalian,” pesan Prof. Fitria.
Ketua Umum Keluarga Alumni FK UNS, Dr. dr. Muhammad Husen Prabowo, MPH., menegaskan bahwa pelepasan dokter spesialis merupakan titik balik menuju pengabdian sebagai dokter profesional. Ia mengingatkan bahwa dokter spesialis tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan kesehatan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi dalam pembangunan sistem kesehatan bangsa. “Para lulusan diharapkan menjadikan profesi dokter sebagai bentuk pengabdian dan ibadah, serta terus menjaga profesionalisme dan nama baik almamater,” ujar Dr. Muhammad Husen Prabowo.
Perwakilan dari lulusan dokter spesialis baru periode Februari 2026, dr. Lalu Ryan Novari, Sp.P., menyampaikan rasa syukur atas kelulusan yang diraih setelah melalui proses pendidikan yang panjang dan penuh tantangan. Ia menegaskan bahwa gelar dokter spesialis merupakan amanah untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kerendahan hati dalam melayani masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, dosen, serta rumah sakit pendidikan yang telah memberikan dukungan dan bimbingan selama masa pendidikan.
Dengan pelepasan dokter spesialis periode Februari 2026, maka sejak berdirinya tahun 1976, FK UNS telah meluluskan 2.101 orang dokter spesialis. Para alumni sudah tersebar di seluruh tanah air dan telah mengabdikan ilmunya pada berbagai instansi baik dibidang pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, serta sebagai dokter spesialis pemerintah, swasta, TNI/POLRI maupun lainnya.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Humas FK UNS
english 












