FK UNS Jalin Kerja Sama dengan Universiti Putra Malaysia

Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) bagian Pusat Pencitraan Nuklir Diagnostik (PPDN). Acara penandatanganan ini berlangsung di Universiti Putra Malaysia pada Kamis (18/06/2026). Penandatanganan MoA ini memperluas kolaborasi Malaysia-Indonesia di bidang pendidikan kedokteran, pencitraan diagnostik, dan penelitian.
Acara ini dihadiri oleh Direktur PPDN UPM, Prof. Dr. Subapriya Suppiah; Dekan FK UNS, Prof. Dr. dr. Reviono, Sp.P(K); Wakil Direktur PPDN UPM, Profesor Madya Dr. Suraini Mohammad Saini; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FK UNS, Prof. Dr. dr. Eti Poncorini Pamungkasari, M.Pd.; Ketua Program Studi PPDS Radiologi FK UNS, Dr. Rachmi Fauziah Rahayu, dr., Sp.Rad., Subsp. N-KL (K); serta perwakilan dari kedua institusi.
Dekan Fakultas Kedokteran UNS, Prof. Dr. dr. Reviono, Sp.P(K), menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat kerja sama akademik dan profesional antara kedua universitas.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh UPM dan menjadikan kunjungan ini sebagai kesempatan yang sangat berharga untuk lebih memperkuat hubungan yang telah terjalin antara institusi kami.
“Kami berharap kolaborasi ini akan terus berkembang melalui penelitian bersama, pertukaran akademik, dan program pelatihan yang bermanfaat bagi mahasiswa, staf akademik, dan masyarakat luas,” katanya.
![]() |
![]() |
![]() |
(Geser untuk foto selanjutnya)
Direktur PPDN, UPM, Prof. Dr. Subapriya Suppiah, mengatakan perjanjian ini dibangun di atas hubungan kerja yang kuat yang telah berkembang selama tiga tahun terakhir.
“Kami bangga meresmikan kolaborasi ini melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA). Penandatanganan ini menjadi platform yang kuat untuk memperluas kerja sama di bidang kedokteran nuklir, radiologi canggih, penelitian, dan pelatihan spesialis, sekaligus menciptakan peluang yang lebih besar untuk pertukaran pengetahuan antara institusi kami,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kemitraan ini mencerminkan komitmen UPM untuk memajukan inovasi perawatan kesehatan melalui kolaborasi internasional dan pengembangan tenaga medis yang sangat terampil.
“PPDN terus memperkuat kemampuan diagnostiknya melalui adopsi teknologi pencitraan canggih, termasuk sistem PET/CT Digital berbasis Kecerdasan Buatan (AI) terbaru. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan layanan klinis, penelitian, dan pelatihan spesialis, khususnya di bidang onkologi, neurologi, dan kardiologi,” katanya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan peluang yang lebih luas dalam mobilitas mahasiswa dan staf, supervisi, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, dan program pengembangan profesional di bidang ilmu kedokteran dan kesehatan.
Kolaborasi ini juga akan mendukung kemajuan pencitraan molekuler dan pengobatan presisi, sekaligus berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia dan memperkuat kolaborasi akademik regional di bidang kesehatan antara Malaysia dan Indonesia.
Humas FK UNS
english 






